blog

Ad sets mana yang lebih bagus

October 5, 2017

Dari data ad sets ini lebih bagus yang A atau yang B?…

.

.

.

Kedua ad sets ini menggunakan content yang sama…

Yang berbeda hanyalah targetingnya…

Manakah yang lebih bagus?…

.

Kalau dilihat sekilas dari data ini, kebanyakan orang akan langsung memilih yang B dengan alasan “cost per clicknya lebih murah dan spent yang B baru 4 dollaran tapi jumlah clicknya hampir sama dengan yang A”…

Apakah benar seperti itu cara menganalisanya?…

.

Melalui postingan ini saya ini share beberapa point penting yang mungkin perlu om tante ketahui…Yuk disimak…

.

Memilih ad sets yang bagus tidak bisa hanya dilihat dari murah dan banyaknya klik / komentar pada ad sets tersebut…

Kita harus benar-benar melihat bagaimana customer yang datang dari ad sets itu…Apakah mereka benar-benar high potential customer atau hanya “orang-orang yang penasaran dan doyan PHP doank”…

Too sad to be true…Banyak orang yang lebih senang dengan harga murah dan klik / komentarnya banyak ketimbang mendapatkan high potential customer…

“Iklannya murah banget nih…Modal cuma seanu doank, yang klik / komentarnya banyak banget!”…Gitu kata kebanyakan orang yang terlalu cepat memutuskan sesuatu tanpa melakukan analisa lebih lanjut (termasuk saya dulu)…

Akhirnya customer yang datang hanyalah mereka yang hobinya nanya nanya doank dan pergi secara halus sambil berkata “makasih ya sis infonya”…Sedih dah…

Lebih parahnya lagi…Biasanya kebanyakan orang juga akan langsung melakukan scale up (meningkatkan budget iklan) dengan hanya melihat harga murah dan banyak klik / komentar tadi tanpa melakukan analisa lebih dalam lagi…Dan akhirnya bukannya profit yang didapat, “bisa balik modal iklan juga dah syukur” hehe…

Lalu bagaimana yang lebih baiknya?…

Saya pribadi biasanya lebih suka membandingkan ad sets dengan melihat “bagaimana customer yang datang dari ad sets tersebut (bagaimana komentarnya dan apakah mereka calon customer yang high potential?)”…

Biasanya di awal ngiklan saya hanya mencari data saja (mana content yang bagus dan bagaimana orang-orang yang akan membeli produk yang saya promosikan)…”Di awal-awal ngiklan saya ga terlalu peduli dengan murah atau tidaknya harga iklan itu dan saya juga ga terlalu ngejar profit…Melihat bagaimana detail dari orang yang melakukan pembelian lah tujuan saya”…

Setelah saya mendapatkan beberapa sales, saya akan menganalisa lebih dalam lagi bagaimana detail dari customer yang sudah melakukan pembelian (apa devicenya, dimana lokasinya, apa saja yang disukainya dan bagaimana kebiasaannya)…

Jika saya sudah mendapatkan detailnya, selanjutnya saya akan membuat content baru dengan gaya bahasa yang disukai oleh customer yang sudah saya analisa tadi…

Setelah content barunya jadi, kemudian saya akan membuat beberapa ad sets baru dengan targeting similar to audience / lookalike audience dan juga beberapa targeting “jika mereka menyukai itu, apa yang biasa mereka lakukan?, produk apa saja yang biasa mereka beli?, mereka fansnya siapa?, bagaimana kebiasaan mereka?, dan dimana saja mereka?”…

Dengan melakukan hal di atas, insyaALLAH customer yang datang akan banyak yang high potential customer dan iklannya pun akan sangat profitable…

.

Contoh kasus : Jika produk yang dipromosikan adalah tas selempang dan yang belinya kebanyakan adalah orang-orang yang senang travelling…

Beberapa kata yang disukai oleh orang-orang yang demen traveling adalah “ga ribet bawa koper”, “ga cape nunggu bagasi”, “murah tapi nyaman” dan lainnya…

Dari kata-kata itu contentnya bisa kita atur sedemikian rupa, misal pada headlinenya kita buat seperti ini…

“GA PERLU LAGI RIBET BAWA KOPER YANG BIKIN TENGSIN DAN CAPE NUNGGU BAGASI…TAS KECIL INI BISA MUAT PULUHAN BAJU LOH!”…

Untuk targetingnya kita harus menganalisa lebih lanjut…”Orang-orang yang senang traveling biasanya doyan kuliner, doyan beli produk fashion / lifestyle, beberapa dari mereka suka ke business, ngefans ke international public figur, banyaknya pakai hp high device smartphone dan iphone dan kebanyakan dari mereka tinggal di jakarta, surabaya dan kota-kota yang terkenal banyak pendatangnya”…

.

Dah mulai cerah ya om tante? hehe…

Lanjut lagi dikit…

Jika kita sudah menemukan content yang tepat dan membuat beberapa ad sets dengan targeting baru (dari detail customer yang melakukan pembelian), selanjutnya kita harus menganalisa ad sets manakah yang bisa mengahasil profit minimal 100% dari modal iklan yang dikeluarkan…Nah ad sets itulah yang akan kita scale up dan kembangkan lagi nantinya…

Dengan demikian iklan yang kita jalankan akan bisa menghasilkan profit yang super tinggi dan kita pun akan semakin banyak mendapatkan data customer yang high potential…

.

Semoga postingan saya ini bermanfaat…

“Ayo terus GEDEIN Anunya demi keluarga tercinta”…

.

Note : Trik di atas dapat dimodifikasi dengan tehnik lainnya (misal membuat content baru untuk retargeting dan membuat iklan lookalike audience dari mereka yang sudah melakukan pembelian)…

.

.

Peluk hangat,

Yasirli Amri

blog

tipe laki-laki menurut kerjaannya di dunia internet marketing

October 5, 2017

Nih tipe laki-laki menurut kerjaannya di dunia internet marketing…Om om termasuk yang mana? 😀

.

.

.

– Yang demen PTC = klik klik ini itu dan ikutan survei biar dapat duit…Mereka ini adalah tipe laki-laki yang bisa menerima apa adanya…1 klik cuma 0,1 rupiah aja bisa diterima, apalagi kamu…”Daripada ga ada katanya”…

– Yang ngeblog / adsense content = Yang ngeblog dan main adsense biasanya agak milih milih dan sulit ngungkapin perasaannya…Tapi walaupun gitu, biasanya kalau mereka sudah suka mereka bakal bakal rela habis-habisan dan berjuang setiap hari agar bisa mendapatkannya…Ya persis ketika mereka dah nemu keyword mantep…Mereka bakal berusaha habis habisan agar blognya bisa di page one (mulai dari sering ngedit tampilan blog hingga nyari tempat masang backlink dan buat postingan setiap harinya)…Ketika mereka sudah mendapatkannya mereka akan berusaha menjaganya dengan sekuat tenaga…Itu baru blog loh, apalagi kamu…

– Yang jualan online = Laki-laki yang jualan online bisa dibilang cukup penyabar…Lihat saja ketika mereka melayani calon customernya…Mereka sering dikira penipu dan mereka juga sering di php in oleh calon pembelinya (dah lama reply chat eh ga jadi beli)…Namun walaupun begitu mereka terus berjuang agar bisa memberikan yang terbaik untuk customernya dan mereka juga selalu berusaha agar tetap ramah serta romantis ke customernya…Nah itu ke customernya, gimana kalau ke kamu…

– Yang main affliate = Yang main affiliate juga ga kalah nih…Mereka sangat giat mempromosikan produk ke orang lainnya…Ketika mereka sudah memiliki ilmu dan target yang tepat, maka mereka ga akan segan segan untuk mengeluarkan modal yang cukup besar untuk melakukan promosi (biar untungnya tipis yang penting bisa muter katanya)…Laki-laki yang main affiliate ini bisa dibilang cukup gigih dalam mencari calonnya (akan banyak perempuan yang diajak taaruf), ketika dah nemu yang tepat untuk jadi pasangannya, biasanya mereka bakal sangat sangat royal…”Yang penting pasangannya senang katanya”…

– Yang punya produk sendiri = Yang punya produk sendiri baik produk real atau produk digital biasanya sangat handal dalam melihat target market dan membuat konsep…Mulai dari pemilihan produk, bagaimana langkah awalnya, bagaimana cara memasarkannya dan lainnya…Mereka-mereka yang punya produk sendiri ini bisa dibilang cukup dewasa dalam memutuskan sesuatu dan ga kenal menyerah ketika memperjuangkan produk yang dimilikinya…Produk yang untungnya kecil dan ga banyak yang beli aja terus diperjuangkan, apalagi kamu orang yang disayanginya…

– Yang jadi pengajar atau mentor = Kebanyakan dari laki-laki yang jadi pengajar atau mentor di internet memiliki kepedulian yang sangat tinggi…Biasanya mereka sangat memperhatikan orang-orang yang belajar kepadanya…Mereka akan terus mesupport orang-orang itu agar bisa lekas berhasil…Tidak jarang juga laki-laki yang jadi mentor ini lebih mementingkan muridnya daripada dirinya sendiri…”Ngelihat mereka berhasil, saya sudah senang kok”, gitu katanya…Itu ke muridnya loh, gimana ke orang yang dicintainya…

.

Nah dari beberapa kerjaan di dunia internet marketing di atas om om termasuk yang mana nih?…

Kira-kira yang mana ya yang paling disukai oleh para mba mba? hehe…

.

Note : Tipe laki-laki dari kerjaan di atas hanya khusus untuk yang fokus menjalankan usahanya dan cara yang digunakannya adalah cara yang sehat (bukan untuk yang kutu loncat yang sulit fokus dan internet marketer yang menggunakan cara-cara yang kurang baik)…

Note : Penilaian di atas hanya bertujuan sebagai hiburan saja…Jika ada yang merasa tepat, dinikmati aja ya hehe…

.

Salam sayang,

Yasirli Amri

blog

toko tempat usaha jadi sepi bagian ke 2

October 2, 2017

ini dia lanjutan tips dari postingan saya sebelumnya “benarkah toko / tempat usaha jadi sepi karena sekarang orang lebih memilih belanja online daripada langsung datang ke tempat?”…

Silahkan disimak dengan perlahan 🙂

.

.

.

Pada postingan yang lalu saya sudah menuliskan langkah-langkah apa saja yang bisa kita lakukan (secara offline) agar toko atau tempat usaha kita tidak kalah dalam persaingan di era teknologi / online ini…

Untuk om tante yang belum ngebaca tips yang saya tulis sebelumnya silahkan lihat dulu di http://bit.ly/2wlDoOO

.

Nah pada postingan kali ini saya akan membahas lanjutannya yaitu bagaimana langkah-langkah melakukan marketing online untuk bisnis yang kita miliki…Berikut keterangannya…

.

“Kebanyakan pemula ketika melakukan marketing online mereka melakukannya secara acak-acakkan (tidak terencana), memilih cara yang murah-murah saja (padahal yang diangap murah itu ngabisin duit juga karena ga ada hasilnya), malas mempersiapkan materi promosi (gambar dan video promosinya alakadarnya dengan alasan ga ada waktu atau ga punya modal), seringkali ingin cepat dan hasilnya pengen langsung gede (mindsetnya langsung ke profit padahal belajarnya baru beberapa minggu yang lalu dan marketing onlinenya baru dilakukan kemarin sore), ketika berjuang dan mendapatkan beberapa kali tantangan kebanyakan dari mereka langsung memilih untuk mundur”…

Kira-kira siapa aja nih yang seperti di atas? hehe…

.

Marketing online itu bukanlah sekedar membuat status di sosmed atau melakukan broadcast di hp saja dan marketing online itu hasilnya tidak juga secepat yang kita kira…

Memang banyak orang yang berhasil setelah melakukan marketing online, namun kita wajib tau bahwa banyak juga yang menghabiskan banyak duit dan tidak mendapatkan apa-apa setelah melakukan marketing online…Oleh karena itu kita harus benar-benar paham apa itu marketing online dan bagaimana bagaimana strategy yang tepat untuk melakukannya…

.

Apa yang harus kita lakukan sebelum memulai marketing online untuk toko / tempat usaha yang kita miliki?…

– Agar kita bisa mendapatkan hasil yang baik, kita harus tau apa itu marketing online, bagaimana langkah-langkahnya dan bagaimana saja alurnya…

“Kalau bisa sempatkanlah untuk mempelajari lebih lanjut apa itu marketing online, bagaimana saja langkah-langkahnya dan bagaimana alurnya…Tujuannya adalah agar waktu dan budget promosi tidak terbuang sia-sia”…

– Selanjutnya kita harus melakukan analisa terlebih dahulu “bisnis kita ini target marketnya seperti apa dan cocoknya dipromosikan dimana”…

Dengan melakukan analisa, nantinya kita akan lebih mudah melakukan promosi / marketing online…”Kita akan tau bagaimana materi promosi (foto & video) yang sesuai dengan calon pembeli, bagaimana copywriting yang cocok, bagaimana design web yang menarik untuk calon pembeli dan bagaimana cara closingnya…Selain itu kita juga akan mendapatkan insight untuk targeting iklan dan kita akan lebih mudah ketika menentukan keyword yang akan digunakan ketia melakukan SEO”…

– Kemudian kita juga harus membuat planning kerja, membuat deadline dari kerjaan tersebut dan membuat list target yang ingin dicapai…

Buatlah planning kerja yang benar-benar detail misal pada tanggal anu jam sekian akan mempersiapkan materi promosi, pada tanggal anu jam sekian akan membuat fanspage, akun IG dan lainnya…

Planning kerja ini sangat penting…Tujuannya adalah agar kita lebih serius dan tetap fokus ketika melakukan marketing online…

Untuk deadline. kita dapat menentukan “kapan kerjaan yang ada di planning itu harus selesai”…Jika kerjaannya selesai tepat waktu, berilah hadiah untuk diri kita sendiri, namun jika waktunya telat, berikan juga hukuman untuk diri kita…

Pada target yang ingin dicapai, kita bisa menuliskan apa saja yang ingin kita dapatkan…Misal “setelah 3 bulan insyaALLAH saya sudah menguasai tehnik anu”, setelah 1 tahun insyaALLAH sudah dapat profit seanu setiap bulannya”…

Target itu juga sangat penting untuk dibuat agar kita selalu semangat ketika melakukan pekerjaan…

.

Jika semuanya sudah selesai, barulah kita memulai perjuangan di marketing online…Gini detailnya…

.

Pada tahap awal…Yang pertama kali yang harus kita siapkan adalah materi promosi dari bisnis yang kita miliki…

Karena di marketing online ini visual sangat penting, maka materi promosi (foto dan video) haruslah yang benar-benar bagus dan terlihat profesional…

Jangan sesekali menggunakan foto dan video yang abal-abal dan terkesan asal-asalan…Foto dan video tersebut akan mempengaruhi penilaian dari calon customer terhadap bisnis yang kita miliki…

“Fotonya gitu doank, asli ga nih?”…

“Kok harganya mahal banget?, kan cuma gitu doank!”…

Ga mau kan calon customernya bilang gitu? hehe…

Nah persiapkanlah materi promosi yang benar-benar bagus dan terlihat profesional…

(kalau ada modal lebih, foto lah produk atau tempat usahanya dengan menggunakan jasa photographer dan gunakan juga endorse agar fotonya terlihat lebih menarik…kemudian buatlah video promosi dengan konsep yang unik dengan menggunakan kamera yang kualitasnya bagus)…

(jika budgetnya terbatas, kita tetap harus mempersiapkan foto dan video yang bagus untuk bisnis yang kita miliki…yang bisa kita lakukan jika budget kita terbatas adalah “menyempatkan diri untuk belajar bagaimana cara mendapatkan hasil foto dan video yang bagus, melakukan silaturahmi dan meminta bantuan dari kerabat yang berpengalaman atau bisa juga menghire mahasiswa / mereka-mereka yang masih belajar)…

Setelah materi promosinya ready, mintalah pendapat ke beberapa orang tentang bagaimana materi promosi yang sudah kita buat…Jika dari 10 orang ada 7 yang suka dengan materi promosi tersebut, maka materi promosi tersebut sudah siap untuk digunakan…Namun jika kurang dari itu, maka kita harus mengedit materi promosinya lagi (berdasarkan saran dan masukan dari orang-orang yang kita minta pendapatnya)…

.

Jika materi promosinya sudah ok dan benar-benar siap untuk digunakan, tugas kita selanjutnya adalah mempersiapkan nomor dan hp khusus…

Usahakan nomor yang digunakan adalah “nomor yang cantik”…Nomor yang digunakan secara tidak langsung juga akan meningkatkan trust dari calon customer kita nantinya…

Untuk hp cukup yang standar-standar saja asal kuat dan loadnya cepat (yang RAM 2GB juga masih ok)…

(nomor dan hp khusus ini sangat penting jika kita melakukan marketing online untuk produk retail dan jasa)…

(namun jika yang kita promosikan adalah tempat makan, tempat rekreasi dan tempat usaha lainnya maka nomor dan hp khusus ini hanya formalitas saja)…

(ketika awal melakukan marketing online, usahakanlah yang menjadi cs nya adalah om tante sendiri atau om tante lah yang terjun langsung untuk mengawasi cs nya…Tujuannya adalah agar om tante tau apa saja yang diinginkan oleh calon customer dan permasalahan apa saja yang membuat calon customer menunda pembeliannya)…

.

Langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menentukan nama bisnis yang akan kita gunakan di online…

Setelah kita mendapatkan nama yang akan digunakan, cobalah cek apakah nama tersebut masih available di sosmed dan juga di penyedia domain…

“Untuk nama ini usahakan yang benar-benar mudah diucapkan, gampang diingat dan ga sulit untuk ditulis”…

Setelah namanya dapat, buatlah WA / line dan akun sosmed dengan nama tersebut…

Jika sudah, belilah domain dengan nama itu (usahakan domainnya menggunakan extention .com)…

.

Nah jika kita sudah melakukan step-step di atas maka tugas awal sudah selesai kita lakukan…

.

Selanjutnya yang harus kita lakukan adalah membuat website untuk bisnis yang akan kita promosikan di online…

Usahakanlah web tersebut tampilannya elegan, terlihat profesional dan sesuai dengan calon customer kita…

Kemudian usahakan juga web tersebut dibuat dengan “pengaturan SEO” & sudah mobile friendly…

(untuk pembuatan web ini gunakanlah penyedia jasa yang profesional jika om tante punya modal lebih…namun jika modalnya terbatas tetap usahakan untuk membuat web yang bagus dengan cara “buat sendiri semaksimal mungkin” atau gunakan jasa pembuat web yang statusnya masih newcomer)…

(jika webnya sudah jadi, buatlah halaman “tentang kami” dan halaman lainnya pada webnya…kemudian isi beberapa content pada websitenya agar website tersebut terlihat berisi dan siap untuk di SEOkan)…
.

Setelah itu analisalah keyword-keyword yang akan kita targetkan pada website kita….Analisa keyword ini dapat dilakukan dengan menggunakan tools keyword plannernya google adwords atau lainnya…

(usahakan untuk menganalisa dan menggunakan keyword yang longtail dulu agar persaingannya tidak terlalu berat)…

(masukkan juga nama produk / nama tempat usaha di list keyword yang akan ditargetkan…tujuannya adalah agar ketika calon customer mencari nama produk / tempat usaha itu di google, web kitalah yang muncul di halaman pertamanya)…

Jika list keywordnya sudah dapat, lakukanlah optimasi webnya agar bisa berada di halaman pertama dengan keyword-keyword tersebut…

(agar web bisa di halaman pertama google kita harus melakukan SEO onpage dan juga SEO offpage)…

(SEO onpage adalah melakukan optimasi speed, validasi, kode robot dan lainnya pada dalaman website)…

(SEO offpage adalah melakukan optimasi dengan memberikan backlink / tautan ke web kita)…

(SEO ini harus dilakukan dengan cermat dan “dengan trik yang tepat”…jangan sesekali menggunakan cara yang auto-autoan atau cara yang dianggap spam agar web kita tidak terkena sanksi oleh search engine / google)…

(biasanya ga butuh waktu yang lama untuk bisa di halaman pertama jika keyword yang digunakan sesuai nama produk / tempat usaha kita)

(untuk “buying keyword” baik keyword yang longtail atau keyword lainnya yang sudah kita analisa sebelumnya, akan butuh beberapa lama agar web kita berada di halaman pertama)…

(jika om tante memiliki modal lebih, gunakanlah penyedia jasa seo yang sudah berpengalaman untuk menghandle website om tante…namun jika modalnya terbatas, silahkan pelajari lebih dalam tentang seo dan sempatkan waktunya untuk melakukan seo tersebut)…

(SEO memang kadang butuh kesabaran dan tehnik yang menguras tenaga dan modal…namun jika SEO nya sudah berhasil maka hasilnya akan sangat profitable…”pengunjung yang datang dari search engine adalah calon customer yang sudah benar-benar ingin melakukan pembelian”)…

.

Selanjutnya yang harus kita lakukan lagi adalah melakukan promosi dengan menggunakan youtube dan juga social media (IG, facebook dan lainnya)…

Untuk melakukan promosi di youtube caranya sederhana saja, buat channel di youtube dengan nama sesuai bisnisnya dan upload video sebanyak-banyaknya (konsep videonya boleh sama, isi videonya bisa displit dan jangan lupa untuk menempatkan keyword pada judul dan deskripsi videonya)…

Untuk promosi di sosmed bisa kita lakukan tanpa modal dengan cara melakukan promosi dengan menggunakan akun facebook pribadi dan memanfaatkan massive post serta hashtag pada IG…

(jika kita melakukan promosi pada akun facebook pribadi, maka caranya adalah dengan “menjalin dan meningkatkan silaturahmi” dengan pengguna facebook lainnya…sebelum berjualan, tingkatkan dulu silaturahminya, setelah itu berjualanlah dengan cara yang soft)…

(jika kita melakukan promosi dengan menggunakan IG, maka buatlah banyak postingan dengan gambar / video yang menarik dan jangan lupa untuk menggunakan hashtag yang sesuai dengan target market bisnis kita)…

(pelajarilah lebih lanjut cara melakukan promosi di youtube dan social media ini…dengan melakukan promosi di social media secara intens maka bisnis yang kita miliki akan lebih mudah untuk viral dan dikenal banyak orang)…

.

Setelah itu manfaatkan juga tempat promosi lainnya seperti forum jual beli, forum info & iklan, marketplace dan lainnya…

.

Jika om tante memiliki modal lebih dan benar-benar serius menjalankan bisnisnya, maka om tante bisa menggunakan iklan facebook dan promosi berbayar lainnya…

Dengan menggunakan iklan facebook atau facebook ads, toko / tempat usaha kita akan lebih cepat dikenal banyak orang dan bahkan insyaALLAH kita bisa mendapatkan profit dalam waktu yang lebih singkat (jika tehnik yang digunakan pada facebook ads tersebut sudah tepat)…

(pada facebook ads ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, yaitu bagaimana content yang akan digunakan, bagaimana cara mendapatkan targeting yang tepat, kapan melakukan scale up budget dan bagaimana cara memanage iklan tersebut)…

(untuk content kita harus tau “kata-kata yang gimana yang dapat membuat calon customer kita merasa nyaman”…aturlah copywritingnya sebagus mungkin…setelah itu lakukanlah split test content agar kita tau content yang bagaimana yang benar-benar disukai oleh calon customer kita)…

(untuk targeting kita harus benar-benar melakukan analisa…pelajarilah bagaimana target market dari toko / tempat usaha yang kita promosikan…setelah itu coba juga untuk memposisikan diri kita sebagai calon customer…”jika kita suka membeli itu, maka produk saja yang akan kita beli? apa saja yang akan kita sukai?, apa hobby kita?, siapa saja public figur yang kita idolakan?, bagaimana kebiasaan kita? dan berapa umur kita?”)…

(ketika awal melakukan facebook ads, tujuan kita adalah mencari data saja…perhatikan “bagaimana mereka yang suka ke iklan itu, bagaimana yang sudah melakukan pembelian dan bagaimana mereka yang tidak menyukai iklan tersebut / hanya like like doank”…setelah mendapatkan datanya, barulah kita memasang iklan dengan targeting yang lebih detail)…

(setelah itu lakukanlah split test targeting dan lihat iklan mana yang performanya bagus…nah iklan yang performanya bagus itulah yang akan kita naikkan budgetnya / di scale up)…

(jangan lupa juga untuk selalu mencari targeting baru agar performa iklannya tetap bagus nantinya)…

(untuk melakukan promosi menggunakan facebook ads ini memang tidak mudah…namun jika tehnik yang kita gunakan sudah tepat, insyaALLAH hasilnya bisa kita dapatkan lebih cepat dengan profit yang sangat mantap)…

(bagus atau ga nya iklan facebook yang kita jalankan bisa dilihat nantinya dari besar profit yang didapatkan…jika profitnya sekitar 200% dari modal iklan yang dikeluarkan, maka iklan tersebut sudah bisa dikatakan bagus)…

.
.
.

Jika kita sudah melakukan semua langkah-langkah di atas, nantinya kita akan melihat langkah manakah yang terbaik untuk bisnis yang kita miliki…

(lakukanlah langkah di atas satu persatu dan fokuskanlah salah satu diantaranya)…

.

Sip ya om tante…

Semoga postingan super panjang ini bermanfaat…

blog

Toko tempat usaha jadi sepi

October 2, 2017

“Toko / tempat usaha jadi sepi karena sekarang orang lebih memilih belanja online daripada langsung datang ke tempat”…Benarkah seperti itu?…

Yuk simak penjelasan dibawah ini…

.

.

.

Akhir-akhir ini saya lihat banyak sekali orang yang seakan “menyalahkan” online sebagai penyebab sepi nya sebuah usaha, baik itu toko, tempat makan dan lainnya…

Kata mereka…

“Dulu toko baju saya ini ramai banget, tapi semenjak orang-orang lebih suka belanja online toko saya jadi sepi”…

“Beberapa tahun yang lalu tempat makan saya ini selalu antri, sekarang untuk bayar sewa saja saya sulit…sekarang ini orang-orang lebih memilih pesan makan di online”…

Apakah benar seperti itu?…

TIDAK!…

Teknologi / online itu tidak membuat orang lebih memilih belanja online daripada datang ke tempat…

Coba tanyakan ke dirinya masing-masing…

“Berapa kali om tante belanja online dalam sebulan?”, “apakah semua keperluannya dibeli melalui online?”, “benarkah om tante sering memesan makanan melalui online dibandingkan datang langsung ke tempat makannya?”…

Saya yakin banyak dari kita yang jarang belanja online (bahkan lupa kapan terakhir belanja online) dan saya juga yakin banyak dari pemilik toko online lebih memilih belanja langsung ke tempat daripada deal-dealan via online (katanya sih biar lebih dapat feelnya)…Bener? hehe…

Lanjut lagi…

Coba lihat toko tas chanel atau toko baju pull & bear, apakah tokonya jadi sepi karena online?…TIDAK!…

Coba lihat alfamart, indomart, kios milik masyarakat dan pasar swalayan…Apakah online membuat tempat usaha itu jadi sepi?…TIDAK!…

Coba lihat juga tempat-tempat makan yang saat ini masih saja selalu penuh dan membuat orang harus antri jika pengen pesan makanan…Contohnya batagor haji Ihsan yang ada di bandung, rumah makan padang (yang berlabel sederhana) yang ada di setiap kota dan tempat makan lainnya yang masih saja ramai saat ini…Apakah tempat-tempat makan itu dibuat bangkrut oleh online?…TIDAK!…

“Jika online yang menyebabkan banyak toko / usaha jadi sepi, kenapa toko dan tempat usaha di atas bisa aman-aman saja?”….

.

Saya yakin setelah membaca penjelasan di atas akan banyak dari om tante yang berkata…

“Benar juga ya…ternyata online itu ga membuat orang lebih memilih belanja online dan meninggalkan kebiasaan belanja langsung di tempat” hehe…

.

Nah yang jadi pertanyaannya sekarang adalah…

“Jika teknologi / online itu tidak membuat orang lebih memilih belanja secara online daripada langsung datang ke tempat, lantas kenapa banyak toko atau tempat makan yang mendadak menjadi sepi dan bangkrut?”…

Jika kita cermati lebih dalam, “perubahan besar yang terjadi setelah adanya online” sebenarnya adalah berkurangnya silaturahmi antar masyarakat dan meningkatnya sikap invidualisme, banyak orang yang menjadi malas mencari informasi jika harus keluar dari rumah dan banyak orang juga jadi lebih doyan “kepo dan ikut-ikutan”…

Dulu jika pengen nyari tempat belanja atau tempat makan, banyak orang akan bertanya ke teman-teman atau melihat (berdasarkan rekomendasi mouth to mouth)….Sekarang banyak orang akan lebih memilih googling, nyari tempat dengan menggunakan aplikasi, milih tempat yang bagus melalui IG atau nyari dulu apa yang lagi ramai di facebook dan sosmed lainnya…

.

Lalu langkah apa saja yang harus kita lakukan agar tidak kalah dalam persaingan di era teknologi / online ini?…

Ada beberapa langkah langkah penting yang harus kita lakukan, yaitu…

– Meningkatkan kualitas produk / performa usahanya

Sebelum memikirkan tentang marketing, kita harus melihat lagi bagaimana kualitas produk atau performa tempat usaha kita…Apakah produknya ga kalah dengan yang lainnya?, apakah produk itu punya keunikan tersendiri?, apakah tempat makannya masih bagus dan nyaman seperti dulu?, apakah ada spot foto-fotonya?, apakah yang membuat orang-orang merasa harus datang ke tempat tersebut?…

Seperti yang kita tau…

Sekarang ini banyak orang yang demen selfie…Jika produk atau tempat makannya sudah mantap dan membuat orang “ga bisa nahan pengen selfie”, nantinya akan banyak orang yang sukarela mempromosikan produk atau tempat makan tersebut di akun sosmed mereka…Dengan demikian toko / tempat usahanya akan berpeluang besar untuk menjadi viral di teman-teman mereka yang sudah pernah belanja di toko / tempat usaha tersebut…Asik ga tuh? hehe…

.

– Berusaha menguasai market lokal

Jika saat ini om tante memiliki tempat usaha offline atau tempat makan, coba ingat-ingat lagi apakah om tante sudah melakukan marketing offline dengan maksimal?, apakah 10% dari masyaratkat di kota itu sudah pada tau usaha om tante? (contoh : kalau mau beli baju anak di bandung orang-orang akan langsung ingat ke toko si anu)…

Jika belum seperti itu, maka tingkatkanlah lagi marketing offlinenya…Ga perlu melakukan marketing yang modalnya super tinggi, kita bisa menguasai market lokal dengan trik “meningkatkan pelayanan ke calon pembeli”, “membuat local man reseller”, “memberikan benefit lebih ke pembeli” dan tehnik-tehnik sederhana lainnya…

Contohnya gini…

Dulu ketika saya menjalankan bisnis toko baju perempuan (di mall), orang yang saya pilih untuk menjadi penjaga tokonya adalah laki-laki yang ganteng dan jago “merayu”…Banyak mba mba yang ada di mall itu tiba-tiba berhenti di toko saya (mereka sih awalnya pura-pura pengen beli baju padahal pengen ngelihat si penjaga toko), namun setelah ngobrol dengan penjaga toko saya dan ngelihat kualitas baju serta harga yang ditawarkan, 9 / 10 dari mereka kemudian melakukan pembelian…Mau nyoba juga?, silahkan hehe…

Saya pernah mempromosikan tempat jualan pisang bakar & susu murni dengan tehnik “gratis makan dan minum susu murni sepuasnya untuk yang datang bawa mobil”…Tehnik itu saya lakukan selama satu minggu dan kemudian berhasil membuat sebuah lapak (kaki lima) menjadi salah satu tempat tongkrongnya anak-anak muda berduit…

Tehnik seperti itu memang membutuhkan modal awal yang lumayan…Namun tehnik tersebut dapat membuat banyak orang penasaran dan kemudian berbisik ke teman-temannya, “kok disana ramai banget ya, banyak yang pakai mobil pula…kita harus nyoba nih”…Nah kalau dah makin banyak yang berbisik seperti itu biasanya ga lama lagi tuh tempat akan dipenuhi oleh orang-orang yang pengen belanja hehe…

Saya juga pernah diberikan “penawaran spesial” di sebuah cafe…Waktu itu anak saya pengen beli es krim yang gambarnya terpajang cukup gede di cafe itu…Kata mereka “es krim ini gratis dek kalau papanya ngupload foto lagi makan atau foto dengan background disana dan ngasih hashtag anu”…Terpaksa deh harus lekas ngupload foto lagi makan biar anak ga rewel…Nice technique! haha…

Selain dari tehnik di atas kita juga bisa melakukan trik “local man reseller”…Jika kita pernah ke bali dan mengunakan jasa driver, seringkali kita dikasi tau oleh drivernya “kalau mau belanja anu ke toko si fulan saja”…

Tanpa kita sadari sebenarnya driver itu adalah salah satu local man reseller dari pemilik tempat usaha…”Driver tersebut akan mendapatkan komisi jika kita belanja di tempat itu”…

Nah tehnik seperti itu bisa juga kita lakukan untuk bisnis kita…Misal kita punya tempat minum kopi…Kita bisa ngajak anak-anak kampus untuk ikut menjadi local man resellernya, kita juga bisa mengajak supir angkotan umum, tukang becak, tukang ojek dan lain-lainnya…Komisi mereka bisa kita tentukan berdasarkan total belanja orang yang mereka rekomendasikan atau per orang yang diantarkan…

Semakin banyak orang yang merekomendasikan sebuah tempat usaha, maka akan semakin terkenal pula tempat usaha itu (dan bahkan tempat usaha itu akan sangat berpotensi menjadi “tempat yang wajib dikunjungii” bagi orang-orang yang berkunjung ke kota tersebut)…

Dengan melakukan langkah-langkah sederhana di atas dan langkah-langkah kreatif lainnya, insyaALLAH kita akan bisa menguasai market local dan bisnis kita pun ga akan “bangkrut karena online”…Silahkan dicoba…

.

– Mau belajar dan melakukan marketing online…

Selanjutnya yang bisa kita lakukan adalah mempelajari dan melakukan marketing online dengan alur dan tehnik yang tepat…

Ada banyak langkah yang bisa kita lakukan pada marketing online….Ada yang namanya SEO, Facebook marketing (personal account / viral buzzer), IG Marketing, marketplace, Facebook Ads, Adwords dan lain-lainnya…

“Namun sebelum melakukan marketing online atau menggunakan jasa untuk promosi di internet, kita harus belajar dulu bagaimana marketing online itu…Setidak-tidaknya kita tau apa marketing online itu dan apa saja yang harus dilakukan…Tujuannya adalah agar kita tidak salah melakukan promosi dan budget marketingnya tidak terbuang sia-sia”…

Kita harus tau langkah manakah yang paling cocok untuk bisnis kita, mana yang harus dilakukan di awal saja, mana yang harus difokuskan, tehnik yang bagaimana yang harus digunakan dan bagaimana alurnya…

Contohnya jika kita ingin melakukan marketing online untuk sebuah tempat makan…Langkah awal yang harus kita lakukan adalah…

blog

Investasi yang direkomendasikan om yasirli

September 6, 2017

Di postingan ini saya akan mencoba menginformasikan peluang investasi yang mungkin akan menjadi pilihan om tante…Berikut beberapa diantaranya…

.

– Investasi untuk upgrade ilmu

Yang pertama yang ingin saya rekomendasikan untuk investasi adalah investasi untuk upgrade ilmu…Kebanyakan orang yang merasa bahwa ilmu bukanlah hal yang layak untuk menjadi tempat investasi, kata mereka sih “ilmu itu harusnya gratis”…Mindset seperti ini lah yang merusak mental banyak orang di negeri ini hehe…

Melalui postingan ini saya ingin menyarankan jika sebelumnya kita termasuk yang seperti itu, maka sekaranglah waktunya untuk memperbaiki diri…

Saya sendiri tidak akan pernah segan investasi untuk upgrade ilmu karena ilmu tersebut tidak akan pernah habis termakan waktu dan sangat bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan bisnis yang sedang atau akan dijalankan…

Untuk berinvestasi di bidang ilmu ini cukup simple saja…

Jika kita punya uang nganggur 50 jt rupiah, pikirkanlah dulu apa yang ingin kita pelajari (jangan cuma karena pengen ikut-ikutan)…Setelah itu carilah beberapa tempat belajar yang direkomendasikan banyak orang…Usahakan dana yang digunakan untuk belajar adalah maksimal 40% dari dana yang ada dan sisanya digunakan untuk modal awal mempraktekkan ilmu yang sudah kita pelajari (besar persenan tersebut bisa diatur sesuai yang kita mau)…

“Ketika kita mencari tempat belajar jangan pernah muluk muluk seperti pengen yang hasilnya cepat, bisa gede tanpa ngapa-ngapain dan yang aneh aneh lainnya yang seperti itu…Jika kita seperti itu biasanya tempat belajar yang akan kita dapatkan akan muluk-muluk dan aneh juga hehe”…

Selanjutnya jika kita sudah menemukan tempat yang tepat, jangan pernah menyepelekan ilmu yang dipelajari dengan berkata “ah gitu doank”, “tehniknya pemula banget” dan yang seperti itu lainnya…”Jika kita ingin ilmu itu bermanfaat maka kita harus menghargai guru yang sudah mengajarkannya ke kita, kita harus menyayangi ilmu tersebut itu dan jangan pernah takut ini itu sebelum mempraktekkannya”…

Saat ini sudah banyak orang yang berhasil mendapatkan jutaan rupiah setiap harinya setelah menginvestasikan duitnya untuk upgrade ilmu…Om tante jangan mau kalah, om tante juga bisa kok hehe…

.

– Investasi di bidang property

Investasi kedua yang sangat saya rekomendasikan adalah investasi di bidang property (tanah atau rumah)…

Untuk berinvestasi di bidang property ini susah susah gampang dan juga jodoh-jodohan…”Kadang pas ada duitnya yang mau dibelinya belum ada, pas ga ada duitnya malah banyak bener tanah dan rumah yang dijual murah”…Bener gitu kan? haha…

Nah ada cara yang cukup simple untuk om tante yang mau berinvestasi di bidang property…

a. Siapkan dulu berapa jumlah dananya
b. Sebarkan kabar kalau om tante pengen beli tanah / rumah
c. Langkahkan kakinya sesekali untuk nyari info

Dengan cara simple di atas biasanya kita akan menemukan banyak tanah dan rumah yang harganya pas di kantong, tinggal milih mana yang jodoh deh hehe…

Yang perlu diperhatikan ketika investasi di bidang property ini adalah “jangan terlalu buru-buru memutuskan mana yang akan dibeli, perhatikan surat-suratnya (jangan mau dijanjikan ini itu jika belum jelas dan pastikan yang menjualnya adalah orang pertama), perhatikan apakah harga yang ditawarkan sudah sesuai, lihat bagaimana lokasinya (lihat masyarakatnya, kalau bisa cek info tata kota untuk lokasi tersebut, cek ricek bagaimana tanah / rumah itu beberapa tahun ke depan) dan jangan lupa juga untuk menanamkan prinsip berbisnis yang baik (jangan pernah menawar kemurahan atau menekan pemilik tanah / rumahnya dan jangan pernah juga berprinsip asal dapat untung…jual beli yang dilakukan hanyalah bonus dari silaturahmi antar kita dan penjual)…

Sip om tante? hehe…

Nah sekarang kita lanjut lagi ke point “berapakah duit yang layak diinvestasikan untuk property ini?”…

Untuk nominalnya terserah kita saja yang penting duit itu adalah nganggur (bukan uang yang dipaksakan)…

Banyak orang juga yang kadang salah…Kata mereka “biar saja ga makan yang penting bisa beli tanah atau rumah”…

Pikiran seperti itu kemungkinan besar akan menjadi boomerang jika nantinya kita butuh duit…Bisa-bisa tanah atau rumah yang sudah dibeli tadi malah dijual murah karena butuh duit hehe…

Alangkah lebih baiknya dana yang digunakan untuk berinvestasi di property ini adalah duit nganggur dan kita tidak terlalu memaksakan sesuatu yang belum kita mampu…

Contoh hitungannya gini…

Jika saat ini om tante memiliki uang nganggur 100 jt…Maka om tante bisa menggunakan 50 – 60 persen dari dana tersebut untuk berinvestasi di bidang property dan sisanya sebagai dana untuk jaga jaga…

Dari dana yang ada itu (50 – 60 jt), maka om tante harus mempertimbangkan “mau beli tanah atau rumah?”…

Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli tanah yang luasnya lumayan di daerah pedalaman (cari yang permeternya hanya beberapa perak saja dan jangan lupa untuk memperhatikan lagi point yang saya jelaskan sebelumnya)…Ada beberapa orang yang mendapatkan keuntungan yang lumayan (dari selisih kenaikan tanah) setelah menginvestasikan uang nganggurnya untuk membeli tanah di pedalaman, contohnya sohib saya mas Gunadi Surya Gomewijaya dan Rizqi Andi Triana (dulu harga tanahnya murah banget, sekarang kalau dijual bisa buat beli banyak tanah lagi haha)…

Lanjut lagi…Dana 50 – 60 jt itu juga bisa digunakan untuk membeli tanah di daerah perkotaan (asumsi permeternya 500 ribu, maka dengan dana 50 jt om tante bisa membeli 100 meter)…Untuk mencari di daerah perkotaan ini cukup sulit kecuali jika om tante mau bersabar dan terus mencari…Sedikit clue untuk yang mau beli tanah diperkotaan dengan harga “terjangkau”, carilah tanah yang sedang dijual karena bagi waris, biasanya pada terjangkau tuh harganya hehe…

Yang terakhir jika dana tersebut ingin om tante gunakan untuk membeli rumah, maka bisa dipastikan rumahnya tipe sangat sangat kecil dan di daerah yang benar-benar pedalaman (harga rumah tentunya lebih mahal dari tanah doank)…Namun ga perlu khawatir, jika om tante memang ingin membeli rumah dengan dana 50 jt saja maka om tante bisa mencari dulu rumah yang ingin dibelinya (misal yang harga 200 jt)…

Alurnya gini…Ketika om tante sudah dapat rumah yang om tante mau, katakan ke yang punya rumahnya kalau saat ini om tante masih memiliki 50 jt dan dalam waktu dekat akan diusahakan pelunasan…Sampaikan juga ke yang punya rumahnya “jika belum dapat dananya, maka om tante akan membantu mencarikan pembelinya”…Sambil memikirkan bagaimana cara mendapatkan uangnya, om tante cari juga rumah-rumah lain yang harganya hampir sama dengan rumah sebelumnya…Setelah itu gunakan dulu 1 – 5 persen dari modal om tante untuk mempromosikan rumah-rumah tersebut (ambil keuntungan dari menjual rumahnya) dan gunakan juga beberapa persennya untuk bersedekah…

Biasanya setelah melakukan langkah tersebut, InsyaALLAH akan ada rumah yang berhasil om tante jual…Om tante akan mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan dan hasilnya nanti bisa om tante gunakan untuk “membeli beberapa rumah yang om tante inginkan” hehe…

Contohnya gini…Harga rumahnya 200 jt, modal cuma 50 jt…5 jtnya untuk promosi rumahnya, 5 jt lagi untuk sedekah…Ada yang minat beli rumahnya di harga 250 jt atau om tante dapat komisi dari yang punya rumahnya sekitar 10 jt…Beberapa kali promosi atau jualan rumahnya om tante sudah punya dana tambahan lagi (baik untuk modal beli rumah, untuk promosi dan sedekah)…

Ada beberapa orang yang sudah mencoba cara ini dan mereka berhasil memiliki banyak rumah dan bahkan ada yang harganya miliaran hehe…

Cara lainnya yang bisa om tante lakukan adalah berembuk dengan keluarga atau kerabat dekat om tante…Biasanya jika om tante meminjam dana ke mereka hitung-hitungannya jelas dan tidak ada ribanya…

Sampaikan ke keluarga atau kerabat om tante kalau ada rumah yang dijual cukup murah, untungnya lumayan jika nanti dijual lagi dan modal yang om tante punya saat ini kurang sedikit lagi (misal 50 jt)…Sampaikan juga berapa pembagian keuntungannya dan katakan bahwa ada perjanjian tertulis untuk pembagian keuntungan tersebut…Memang cara ini ga mudah, namun biasanya ada saja yang berminat untuk ikutan jika peluang investasinya cukup menarik dan om tante menjelaskannya dengan detail dan jujur…

“Ketika om tante sudah terbiasa dan berhasil di investasi bidang property ini, saya yakin nantinya om tante akan memiliki banyak modal berupa aset yang nilainya terus meningkat (nilai tanah atau rumah biasanya terus meningkat, belum pernah saya dengar harga tanah / rumah itu turun…jika pun ada itu hanya 1 berbanding 1 jt dan itu terjadi karena kesalahan gerak di awal, seperti kurang memperhatikan bagaimana surat-surat dan lainnya)”…

Tertarik untuk mencoba investasi di bidang property? hehe…

Oya jika om tante punya dana lebih dan ingin ikutan investasi sambil belajar di bidang property, om tante bisa cek ricek kampung kurmanya kang Arfah Al Hafidz dan juga perumahan syariah yang lagi dibangun kang Dewa Eka Prayoga

.

– Investasi di bidang “small business / start up”…

Lanjut lagi nih om tante…Investasi selanjutnya yang bisa kita ikuti adalah investasi di bidang bisnisnya para ukm atau start up yang sedang berjalan…

Untuk berinvestasi di small business atau start up ini kita harus memiliki sedikit ilmu di bisnis yang akan kita modalkan dan kita wajib bekerja sama dengan orang-orang yang sangat profesional di bidang tersebut (jangan terlalu percaya diri dan menganggap semuanya mudah hehe)…

Biasanya sih kebanyakan orang memilih untuk langsung menginvestasikan modalnya di tempat yang katanya profitable tanpa ada ilmu di bidang tersebut dan belum tau apakah orang yang diajak kerjasama adalah seorang yang profesional atau hanya “newbie yang ngomong tinggi”…Akhirnya yang terjadi bukannya mendapatkan profit, malah masalah hehe…

Saya seringkali lebih memilih berinvestasi di bidang yang saya kuasai dan orang yang saya ajak kerjasama adalah orang yang benar-benar kompeten di bidangnya (saya akan meminta orang atau pemilik bisnis yang akan saya modalkan untuk memaparkan bagaimana detail bisnisnya dan saya juga akan melihat bagaimana tanggapan tentang dirinya)…Jika sudah ok barulah lanjut deal dealan hehe…

Perlu diperhatikan juga nih..Investasi di bidang small business atau start up ini tidaklah sesantai investasi di bidang property…”Kalau untung bisa super gede, kalau rugi bisa amblas tanpa bekas”…

Sekedar share saja…

Saya pernah menginvestasikan dana di bidang seo…Ada yang berhasil mendapatkan profit super tinggi setiap bulannya, ada juga yang cuma cukup untuk bayar pegawai…

Saya pernah menginvestasikan modal di bidang adsense dengan total dana sekian…Ada blog yang berhasil mendapatkan $$$$$ per bulannya dan ada juga yang ga dapat apa-apa alias kerja bakti doank…

Saya pernah menginvestasikan dana di bidang toko online, ada yang dapat lumayan dan ada juga yang malah rugi…

Dan saya juga pernah beberapa kali menginvestasikan hampir seluruh uang nganggur saya untuk sebuah bisnis…Ada yang masih berjalan dan dapat profit dan ada juga yang cuma jadi kenangan hehe…

Investasi di bidang small business atau start up ini memang tidak mudah, namun jika kita mengerti gimana alurnya dan ga terlalu muluk-muluk diawal, InsyaALLAH kita bisa mendapatkan profit berkali kali lipat dari modal yang dikeluarkan…

.

Contoh investasi di bidang small business / start up (sesuai dengan pengalaman saya di bidang internet business / internet marketing)…

Jika om tante punya modal sekian juta (misal 30 – 50 jt), om tante bisa menggunakan modal tersebut untuk membangun beberapa blog, membeli artikel bahasa inggris / membayar karyawan penulis dan melakukan SEO…Dari satu blog bahasa inggris biasanya bisa mendapatkan 30 – 40$ per harinya jika blog tersebut sudah mantap…Namun perlu diketahui juga, kadang ada beberapa blog yang ga menghasilkan setelah dioptimasi hehe…

Jika om tante memiliki uang diam sekitar 10 – 100 jt, om tante bisa mengajak para ukm untuk bekerja sama…Carilah ukm yang usahanya sudah berjalan (namun masih memerlukan modal untuk mengembangkan usahanya) atau cari orang yang memiliki ide untuk membangun usaha dari nol…Ajak mereka untuk bekerja sama (jangan lupa perhatikan benar-benar siapa yang akan om tante ajak kerja sama dan bagaimana pembagian serta perjanjiannya)…Jumlah pembagian profit biasanya tergantung dari berapa besar dana yang om tante investasikan dan bagaimana peran om tante di bisnis tersebut…

Jika om tante memiliki modal sekitar 50 – 150 jt…Om tante bisa menggunakan dana tersebut untuk membuat produk yang om tante inginkan. Modal yang dibutuhkan untuk membuat produk biasanya diangka lebih kurang 50 jt (contoh untuk produk kecantikan…dana digunakan untuk produksi, izin usaha jika diperlukan, kemasan dan lainnya)…Nah sisa dari dananya nanti bisa om tante gunakan untuk endorse dan marketing…Banyak orang yang sudah berhasil mendapatkan ratusan juta hingga milliaran rupiah setiap bulannya setelah menginvestasikan modalnya untuk membuat produk sendiri dan fokus menjalankannya…Layak untuk dicoba nih…

Jika om tante memiliki dana nganggur yang cukup tinggi, maka om tante bisa mencari orang-orang spesial yang punya ide unik untuk bekerja sama (kerja samanya bisa di bisnis yang masih kecil persaingannya atau di bisnis yang memang sangat berpotensi) dan om tante juga bisa langsung membeli saham di tempat-tempat usaha yang sudah berjalan serta memiliki omset yang tinggi (kalau usaha tersebut open for investor)…Memang yang satu ini cukup riskan dan menguras bayak hal, namun kalau bisnis tersebut berhasil dan semakin berkembang maka secara tidak langsung om tante akan menjadi orang yang ikut membesarkan bisnis tersebut dan tentunya profit yang om tante dapatkan pun tidak ternilai jumlahnya (bukan hanya duit saja, tapi juga kepuasan)…

Penting untuk diketahui…

Walaupun investasi di bidang small business atau start up ini terkesan “hanya untuk yang berani saja”, investasi yang satu ini bisa menghasilkan profit yang sangat besar jika kita terus bekerja keras, fokus dan selalu meminta bantuan ALLAH SWT…Sudah banyak orang yang berhasil mendapatkan profit super tinggi setiap bulannya setelah berinvestasi di bidang small business atau start up, mungkin salah satunya om tante yang baca status saya ini…

Saya sendiri sangat menyukai investasi di bidang small business / start up ini karena saya sangat mencintai yang namanya tantangan…Walaupun awalnya cukup sulit, dengan izin ALLAH Alhamdulillah saya bisa mendapatkan profit yang lumayan setiap bulannya dan saya bisa mengajarkan banyak orang bagaimana langkahnya…Nah jika saya bisa maka om tante pun harus bisa”…

blog

Blog Post Empat

May 31, 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

blog

Blog Post Lima

May 31, 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

blog

Blog Post Enam

May 31, 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

blog

Blog Post Tiga

May 31, 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

blog

Blog Post Empat

May 31, 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum