blog

Ad sets mana yang lebih bagus

October 5, 2017

Dari data ad sets ini lebih bagus yang A atau yang B?…

.

.

.

Kedua ad sets ini menggunakan content yang sama…

Yang berbeda hanyalah targetingnya…

Manakah yang lebih bagus?…

.

Kalau dilihat sekilas dari data ini, kebanyakan orang akan langsung memilih yang B dengan alasan “cost per clicknya lebih murah dan spent yang B baru 4 dollaran tapi jumlah clicknya hampir sama dengan yang A”…

Apakah benar seperti itu cara menganalisanya?…

.

Melalui postingan ini saya ini share beberapa point penting yang mungkin perlu om tante ketahui…Yuk disimak…

.

Memilih ad sets yang bagus tidak bisa hanya dilihat dari murah dan banyaknya klik / komentar pada ad sets tersebut…

Kita harus benar-benar melihat bagaimana customer yang datang dari ad sets itu…Apakah mereka benar-benar high potential customer atau hanya “orang-orang yang penasaran dan doyan PHP doank”…

Too sad to be true…Banyak orang yang lebih senang dengan harga murah dan klik / komentarnya banyak ketimbang mendapatkan high potential customer…

“Iklannya murah banget nih…Modal cuma seanu doank, yang klik / komentarnya banyak banget!”…Gitu kata kebanyakan orang yang terlalu cepat memutuskan sesuatu tanpa melakukan analisa lebih lanjut (termasuk saya dulu)…

Akhirnya customer yang datang hanyalah mereka yang hobinya nanya nanya doank dan pergi secara halus sambil berkata “makasih ya sis infonya”…Sedih dah…

Lebih parahnya lagi…Biasanya kebanyakan orang juga akan langsung melakukan scale up (meningkatkan budget iklan) dengan hanya melihat harga murah dan banyak klik / komentar tadi tanpa melakukan analisa lebih dalam lagi…Dan akhirnya bukannya profit yang didapat, “bisa balik modal iklan juga dah syukur” hehe…

Lalu bagaimana yang lebih baiknya?…

Saya pribadi biasanya lebih suka membandingkan ad sets dengan melihat “bagaimana customer yang datang dari ad sets tersebut (bagaimana komentarnya dan apakah mereka calon customer yang high potential?)”…

Biasanya di awal ngiklan saya hanya mencari data saja (mana content yang bagus dan bagaimana orang-orang yang akan membeli produk yang saya promosikan)…”Di awal-awal ngiklan saya ga terlalu peduli dengan murah atau tidaknya harga iklan itu dan saya juga ga terlalu ngejar profit…Melihat bagaimana detail dari orang yang melakukan pembelian lah tujuan saya”…

Setelah saya mendapatkan beberapa sales, saya akan menganalisa lebih dalam lagi bagaimana detail dari customer yang sudah melakukan pembelian (apa devicenya, dimana lokasinya, apa saja yang disukainya dan bagaimana kebiasaannya)…

Jika saya sudah mendapatkan detailnya, selanjutnya saya akan membuat content baru dengan gaya bahasa yang disukai oleh customer yang sudah saya analisa tadi…

Setelah content barunya jadi, kemudian saya akan membuat beberapa ad sets baru dengan targeting similar to audience / lookalike audience dan juga beberapa targeting “jika mereka menyukai itu, apa yang biasa mereka lakukan?, produk apa saja yang biasa mereka beli?, mereka fansnya siapa?, bagaimana kebiasaan mereka?, dan dimana saja mereka?”…

Dengan melakukan hal di atas, insyaALLAH customer yang datang akan banyak yang high potential customer dan iklannya pun akan sangat profitable…

.

Contoh kasus : Jika produk yang dipromosikan adalah tas selempang dan yang belinya kebanyakan adalah orang-orang yang senang travelling…

Beberapa kata yang disukai oleh orang-orang yang demen traveling adalah “ga ribet bawa koper”, “ga cape nunggu bagasi”, “murah tapi nyaman” dan lainnya…

Dari kata-kata itu contentnya bisa kita atur sedemikian rupa, misal pada headlinenya kita buat seperti ini…

“GA PERLU LAGI RIBET BAWA KOPER YANG BIKIN TENGSIN DAN CAPE NUNGGU BAGASI…TAS KECIL INI BISA MUAT PULUHAN BAJU LOH!”…

Untuk targetingnya kita harus menganalisa lebih lanjut…”Orang-orang yang senang traveling biasanya doyan kuliner, doyan beli produk fashion / lifestyle, beberapa dari mereka suka ke business, ngefans ke international public figur, banyaknya pakai hp high device smartphone dan iphone dan kebanyakan dari mereka tinggal di jakarta, surabaya dan kota-kota yang terkenal banyak pendatangnya”…

.

Dah mulai cerah ya om tante? hehe…

Lanjut lagi dikit…

Jika kita sudah menemukan content yang tepat dan membuat beberapa ad sets dengan targeting baru (dari detail customer yang melakukan pembelian), selanjutnya kita harus menganalisa ad sets manakah yang bisa mengahasil profit minimal 100% dari modal iklan yang dikeluarkan…Nah ad sets itulah yang akan kita scale up dan kembangkan lagi nantinya…

Dengan demikian iklan yang kita jalankan akan bisa menghasilkan profit yang super tinggi dan kita pun akan semakin banyak mendapatkan data customer yang high potential…

.

Semoga postingan saya ini bermanfaat…

“Ayo terus GEDEIN Anunya demi keluarga tercinta”…

.

Note : Trik di atas dapat dimodifikasi dengan tehnik lainnya (misal membuat content baru untuk retargeting dan membuat iklan lookalike audience dari mereka yang sudah melakukan pembelian)…

.

.

Peluk hangat,

Yasirli Amri

You Might Also Like