blog

Investasi yang direkomendasikan om yasirli

September 6, 2017

Di postingan ini saya akan mencoba menginformasikan peluang investasi yang mungkin akan menjadi pilihan om tante…Berikut beberapa diantaranya…

.

– Investasi untuk upgrade ilmu

Yang pertama yang ingin saya rekomendasikan untuk investasi adalah investasi untuk upgrade ilmu…Kebanyakan orang yang merasa bahwa ilmu bukanlah hal yang layak untuk menjadi tempat investasi, kata mereka sih “ilmu itu harusnya gratis”…Mindset seperti ini lah yang merusak mental banyak orang di negeri ini hehe…

Melalui postingan ini saya ingin menyarankan jika sebelumnya kita termasuk yang seperti itu, maka sekaranglah waktunya untuk memperbaiki diri…

Saya sendiri tidak akan pernah segan investasi untuk upgrade ilmu karena ilmu tersebut tidak akan pernah habis termakan waktu dan sangat bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan bisnis yang sedang atau akan dijalankan…

Untuk berinvestasi di bidang ilmu ini cukup simple saja…

Jika kita punya uang nganggur 50 jt rupiah, pikirkanlah dulu apa yang ingin kita pelajari (jangan cuma karena pengen ikut-ikutan)…Setelah itu carilah beberapa tempat belajar yang direkomendasikan banyak orang…Usahakan dana yang digunakan untuk belajar adalah maksimal 40% dari dana yang ada dan sisanya digunakan untuk modal awal mempraktekkan ilmu yang sudah kita pelajari (besar persenan tersebut bisa diatur sesuai yang kita mau)…

“Ketika kita mencari tempat belajar jangan pernah muluk muluk seperti pengen yang hasilnya cepat, bisa gede tanpa ngapa-ngapain dan yang aneh aneh lainnya yang seperti itu…Jika kita seperti itu biasanya tempat belajar yang akan kita dapatkan akan muluk-muluk dan aneh juga hehe”…

Selanjutnya jika kita sudah menemukan tempat yang tepat, jangan pernah menyepelekan ilmu yang dipelajari dengan berkata “ah gitu doank”, “tehniknya pemula banget” dan yang seperti itu lainnya…”Jika kita ingin ilmu itu bermanfaat maka kita harus menghargai guru yang sudah mengajarkannya ke kita, kita harus menyayangi ilmu tersebut itu dan jangan pernah takut ini itu sebelum mempraktekkannya”…

Saat ini sudah banyak orang yang berhasil mendapatkan jutaan rupiah setiap harinya setelah menginvestasikan duitnya untuk upgrade ilmu…Om tante jangan mau kalah, om tante juga bisa kok hehe…

.

– Investasi di bidang property

Investasi kedua yang sangat saya rekomendasikan adalah investasi di bidang property (tanah atau rumah)…

Untuk berinvestasi di bidang property ini susah susah gampang dan juga jodoh-jodohan…”Kadang pas ada duitnya yang mau dibelinya belum ada, pas ga ada duitnya malah banyak bener tanah dan rumah yang dijual murah”…Bener gitu kan? haha…

Nah ada cara yang cukup simple untuk om tante yang mau berinvestasi di bidang property…

a. Siapkan dulu berapa jumlah dananya
b. Sebarkan kabar kalau om tante pengen beli tanah / rumah
c. Langkahkan kakinya sesekali untuk nyari info

Dengan cara simple di atas biasanya kita akan menemukan banyak tanah dan rumah yang harganya pas di kantong, tinggal milih mana yang jodoh deh hehe…

Yang perlu diperhatikan ketika investasi di bidang property ini adalah “jangan terlalu buru-buru memutuskan mana yang akan dibeli, perhatikan surat-suratnya (jangan mau dijanjikan ini itu jika belum jelas dan pastikan yang menjualnya adalah orang pertama), perhatikan apakah harga yang ditawarkan sudah sesuai, lihat bagaimana lokasinya (lihat masyarakatnya, kalau bisa cek info tata kota untuk lokasi tersebut, cek ricek bagaimana tanah / rumah itu beberapa tahun ke depan) dan jangan lupa juga untuk menanamkan prinsip berbisnis yang baik (jangan pernah menawar kemurahan atau menekan pemilik tanah / rumahnya dan jangan pernah juga berprinsip asal dapat untung…jual beli yang dilakukan hanyalah bonus dari silaturahmi antar kita dan penjual)…

Sip om tante? hehe…

Nah sekarang kita lanjut lagi ke point “berapakah duit yang layak diinvestasikan untuk property ini?”…

Untuk nominalnya terserah kita saja yang penting duit itu adalah nganggur (bukan uang yang dipaksakan)…

Banyak orang juga yang kadang salah…Kata mereka “biar saja ga makan yang penting bisa beli tanah atau rumah”…

Pikiran seperti itu kemungkinan besar akan menjadi boomerang jika nantinya kita butuh duit…Bisa-bisa tanah atau rumah yang sudah dibeli tadi malah dijual murah karena butuh duit hehe…

Alangkah lebih baiknya dana yang digunakan untuk berinvestasi di property ini adalah duit nganggur dan kita tidak terlalu memaksakan sesuatu yang belum kita mampu…

Contoh hitungannya gini…

Jika saat ini om tante memiliki uang nganggur 100 jt…Maka om tante bisa menggunakan 50 – 60 persen dari dana tersebut untuk berinvestasi di bidang property dan sisanya sebagai dana untuk jaga jaga…

Dari dana yang ada itu (50 – 60 jt), maka om tante harus mempertimbangkan “mau beli tanah atau rumah?”…

Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli tanah yang luasnya lumayan di daerah pedalaman (cari yang permeternya hanya beberapa perak saja dan jangan lupa untuk memperhatikan lagi point yang saya jelaskan sebelumnya)…Ada beberapa orang yang mendapatkan keuntungan yang lumayan (dari selisih kenaikan tanah) setelah menginvestasikan uang nganggurnya untuk membeli tanah di pedalaman, contohnya sohib saya mas Gunadi Surya Gomewijaya dan Rizqi Andi Triana (dulu harga tanahnya murah banget, sekarang kalau dijual bisa buat beli banyak tanah lagi haha)…

Lanjut lagi…Dana 50 – 60 jt itu juga bisa digunakan untuk membeli tanah di daerah perkotaan (asumsi permeternya 500 ribu, maka dengan dana 50 jt om tante bisa membeli 100 meter)…Untuk mencari di daerah perkotaan ini cukup sulit kecuali jika om tante mau bersabar dan terus mencari…Sedikit clue untuk yang mau beli tanah diperkotaan dengan harga “terjangkau”, carilah tanah yang sedang dijual karena bagi waris, biasanya pada terjangkau tuh harganya hehe…

Yang terakhir jika dana tersebut ingin om tante gunakan untuk membeli rumah, maka bisa dipastikan rumahnya tipe sangat sangat kecil dan di daerah yang benar-benar pedalaman (harga rumah tentunya lebih mahal dari tanah doank)…Namun ga perlu khawatir, jika om tante memang ingin membeli rumah dengan dana 50 jt saja maka om tante bisa mencari dulu rumah yang ingin dibelinya (misal yang harga 200 jt)…

Alurnya gini…Ketika om tante sudah dapat rumah yang om tante mau, katakan ke yang punya rumahnya kalau saat ini om tante masih memiliki 50 jt dan dalam waktu dekat akan diusahakan pelunasan…Sampaikan juga ke yang punya rumahnya “jika belum dapat dananya, maka om tante akan membantu mencarikan pembelinya”…Sambil memikirkan bagaimana cara mendapatkan uangnya, om tante cari juga rumah-rumah lain yang harganya hampir sama dengan rumah sebelumnya…Setelah itu gunakan dulu 1 – 5 persen dari modal om tante untuk mempromosikan rumah-rumah tersebut (ambil keuntungan dari menjual rumahnya) dan gunakan juga beberapa persennya untuk bersedekah…

Biasanya setelah melakukan langkah tersebut, InsyaALLAH akan ada rumah yang berhasil om tante jual…Om tante akan mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan dan hasilnya nanti bisa om tante gunakan untuk “membeli beberapa rumah yang om tante inginkan” hehe…

Contohnya gini…Harga rumahnya 200 jt, modal cuma 50 jt…5 jtnya untuk promosi rumahnya, 5 jt lagi untuk sedekah…Ada yang minat beli rumahnya di harga 250 jt atau om tante dapat komisi dari yang punya rumahnya sekitar 10 jt…Beberapa kali promosi atau jualan rumahnya om tante sudah punya dana tambahan lagi (baik untuk modal beli rumah, untuk promosi dan sedekah)…

Ada beberapa orang yang sudah mencoba cara ini dan mereka berhasil memiliki banyak rumah dan bahkan ada yang harganya miliaran hehe…

Cara lainnya yang bisa om tante lakukan adalah berembuk dengan keluarga atau kerabat dekat om tante…Biasanya jika om tante meminjam dana ke mereka hitung-hitungannya jelas dan tidak ada ribanya…

Sampaikan ke keluarga atau kerabat om tante kalau ada rumah yang dijual cukup murah, untungnya lumayan jika nanti dijual lagi dan modal yang om tante punya saat ini kurang sedikit lagi (misal 50 jt)…Sampaikan juga berapa pembagian keuntungannya dan katakan bahwa ada perjanjian tertulis untuk pembagian keuntungan tersebut…Memang cara ini ga mudah, namun biasanya ada saja yang berminat untuk ikutan jika peluang investasinya cukup menarik dan om tante menjelaskannya dengan detail dan jujur…

“Ketika om tante sudah terbiasa dan berhasil di investasi bidang property ini, saya yakin nantinya om tante akan memiliki banyak modal berupa aset yang nilainya terus meningkat (nilai tanah atau rumah biasanya terus meningkat, belum pernah saya dengar harga tanah / rumah itu turun…jika pun ada itu hanya 1 berbanding 1 jt dan itu terjadi karena kesalahan gerak di awal, seperti kurang memperhatikan bagaimana surat-surat dan lainnya)”…

Tertarik untuk mencoba investasi di bidang property? hehe…

Oya jika om tante punya dana lebih dan ingin ikutan investasi sambil belajar di bidang property, om tante bisa cek ricek kampung kurmanya kang Arfah Al Hafidz dan juga perumahan syariah yang lagi dibangun kang Dewa Eka Prayoga

.

– Investasi di bidang “small business / start up”…

Lanjut lagi nih om tante…Investasi selanjutnya yang bisa kita ikuti adalah investasi di bidang bisnisnya para ukm atau start up yang sedang berjalan…

Untuk berinvestasi di small business atau start up ini kita harus memiliki sedikit ilmu di bisnis yang akan kita modalkan dan kita wajib bekerja sama dengan orang-orang yang sangat profesional di bidang tersebut (jangan terlalu percaya diri dan menganggap semuanya mudah hehe)…

Biasanya sih kebanyakan orang memilih untuk langsung menginvestasikan modalnya di tempat yang katanya profitable tanpa ada ilmu di bidang tersebut dan belum tau apakah orang yang diajak kerjasama adalah seorang yang profesional atau hanya “newbie yang ngomong tinggi”…Akhirnya yang terjadi bukannya mendapatkan profit, malah masalah hehe…

Saya seringkali lebih memilih berinvestasi di bidang yang saya kuasai dan orang yang saya ajak kerjasama adalah orang yang benar-benar kompeten di bidangnya (saya akan meminta orang atau pemilik bisnis yang akan saya modalkan untuk memaparkan bagaimana detail bisnisnya dan saya juga akan melihat bagaimana tanggapan tentang dirinya)…Jika sudah ok barulah lanjut deal dealan hehe…

Perlu diperhatikan juga nih..Investasi di bidang small business atau start up ini tidaklah sesantai investasi di bidang property…”Kalau untung bisa super gede, kalau rugi bisa amblas tanpa bekas”…

Sekedar share saja…

Saya pernah menginvestasikan dana di bidang seo…Ada yang berhasil mendapatkan profit super tinggi setiap bulannya, ada juga yang cuma cukup untuk bayar pegawai…

Saya pernah menginvestasikan modal di bidang adsense dengan total dana sekian…Ada blog yang berhasil mendapatkan $$$$$ per bulannya dan ada juga yang ga dapat apa-apa alias kerja bakti doank…

Saya pernah menginvestasikan dana di bidang toko online, ada yang dapat lumayan dan ada juga yang malah rugi…

Dan saya juga pernah beberapa kali menginvestasikan hampir seluruh uang nganggur saya untuk sebuah bisnis…Ada yang masih berjalan dan dapat profit dan ada juga yang cuma jadi kenangan hehe…

Investasi di bidang small business atau start up ini memang tidak mudah, namun jika kita mengerti gimana alurnya dan ga terlalu muluk-muluk diawal, InsyaALLAH kita bisa mendapatkan profit berkali kali lipat dari modal yang dikeluarkan…

.

Contoh investasi di bidang small business / start up (sesuai dengan pengalaman saya di bidang internet business / internet marketing)…

Jika om tante punya modal sekian juta (misal 30 – 50 jt), om tante bisa menggunakan modal tersebut untuk membangun beberapa blog, membeli artikel bahasa inggris / membayar karyawan penulis dan melakukan SEO…Dari satu blog bahasa inggris biasanya bisa mendapatkan 30 – 40$ per harinya jika blog tersebut sudah mantap…Namun perlu diketahui juga, kadang ada beberapa blog yang ga menghasilkan setelah dioptimasi hehe…

Jika om tante memiliki uang diam sekitar 10 – 100 jt, om tante bisa mengajak para ukm untuk bekerja sama…Carilah ukm yang usahanya sudah berjalan (namun masih memerlukan modal untuk mengembangkan usahanya) atau cari orang yang memiliki ide untuk membangun usaha dari nol…Ajak mereka untuk bekerja sama (jangan lupa perhatikan benar-benar siapa yang akan om tante ajak kerja sama dan bagaimana pembagian serta perjanjiannya)…Jumlah pembagian profit biasanya tergantung dari berapa besar dana yang om tante investasikan dan bagaimana peran om tante di bisnis tersebut…

Jika om tante memiliki modal sekitar 50 – 150 jt…Om tante bisa menggunakan dana tersebut untuk membuat produk yang om tante inginkan. Modal yang dibutuhkan untuk membuat produk biasanya diangka lebih kurang 50 jt (contoh untuk produk kecantikan…dana digunakan untuk produksi, izin usaha jika diperlukan, kemasan dan lainnya)…Nah sisa dari dananya nanti bisa om tante gunakan untuk endorse dan marketing…Banyak orang yang sudah berhasil mendapatkan ratusan juta hingga milliaran rupiah setiap bulannya setelah menginvestasikan modalnya untuk membuat produk sendiri dan fokus menjalankannya…Layak untuk dicoba nih…

Jika om tante memiliki dana nganggur yang cukup tinggi, maka om tante bisa mencari orang-orang spesial yang punya ide unik untuk bekerja sama (kerja samanya bisa di bisnis yang masih kecil persaingannya atau di bisnis yang memang sangat berpotensi) dan om tante juga bisa langsung membeli saham di tempat-tempat usaha yang sudah berjalan serta memiliki omset yang tinggi (kalau usaha tersebut open for investor)…Memang yang satu ini cukup riskan dan menguras bayak hal, namun kalau bisnis tersebut berhasil dan semakin berkembang maka secara tidak langsung om tante akan menjadi orang yang ikut membesarkan bisnis tersebut dan tentunya profit yang om tante dapatkan pun tidak ternilai jumlahnya (bukan hanya duit saja, tapi juga kepuasan)…

Penting untuk diketahui…

Walaupun investasi di bidang small business atau start up ini terkesan “hanya untuk yang berani saja”, investasi yang satu ini bisa menghasilkan profit yang sangat besar jika kita terus bekerja keras, fokus dan selalu meminta bantuan ALLAH SWT…Sudah banyak orang yang berhasil mendapatkan profit super tinggi setiap bulannya setelah berinvestasi di bidang small business atau start up, mungkin salah satunya om tante yang baca status saya ini…

Saya sendiri sangat menyukai investasi di bidang small business / start up ini karena saya sangat mencintai yang namanya tantangan…Walaupun awalnya cukup sulit, dengan izin ALLAH Alhamdulillah saya bisa mendapatkan profit yang lumayan setiap bulannya dan saya bisa mengajarkan banyak orang bagaimana langkahnya…Nah jika saya bisa maka om tante pun harus bisa”…

You Might Also Like